-->

Informasi Mengenai Pengertian Edema Paru | Milagrosindo

Edema paru adalah suatu syarat yang ditandai menggunakan gejala sulit bernapas akibat terjadinya penumpukan cairan di pada kantong paru-paru (alveoli). Kondisi ini bisa terjadi tiba-tiba juga berkembang dalam jangka saat usang.

Pada kasus edema paru kronis yang bersifat jangka panjang, sesak napas akan lebih terasa ketika penderita sedang melakukan aktivitas fisik. Penderita umumnya merasa kelelahan menggunakan suara napas tersumbat yg khas (mengi). Apabila badan dibaringkan, sesak napas akan sebagai-jadi. Di lain sisi, apabila badan didudukkan, gejala tersebut umumnya akan sedikit berkurang.

edema paru

Seseorang yg menderita edema paru kronis bisa mengalami peningkatan berat badan yg nir hanya disebabkan oleh penumpukan cairan di dalam paru-paru saja, melainkan pula di kaki. Edema paru kronis bisa menurunkan kualitas tidur karena acapkali kali penderitanya terbangun pada malam hari dampak sesak napas. Jenis edema paru yang kedua merupakan edema paru akut yang bersifat jangka pendek. Pada syarat ini, gejala sesak napas menyerang secara datang-tiba hingga mengakibatkan penderitanya seakan-akan merasa tercekik atau karam. Mereka akan terlihat cemas atau ketakutan dengan lisan megap-megap lantaran berusaha keras menerima oksigen. Selain itu, detak jantung penderita akan mengalami palpitasi atau peningkatan secara tidak teratur disertai batuk berdahak yang berbusa atau bercampur darah. Apabila edema paru akut ini terjadi akibat penyakit jantung, maka tanda-tanda nyeri dada juga mampu turut dirasakan.

Selain edema paru kronis & akut, ada pula edema paru yg terjadi waktu berada di atas permukaan tinggi. Kondisi ini biasa dialami oleh kalangan pendaki gunung dengan ketinggian lebih dari 2.400 meter. Sama misalnya edema akut, penderita edema paru akibat ketinggian juga umumnya akan mencicipi ketidaknyamanan di bagian dada, detak jantung semakin tinggi secara nir teratur, dan mengalami batuk-batuk disertai dahak yg berbusa atau bercampur darah. Sakit kepala, kelelahan, & berkeringat jua dapat menyertai.

Penyebab Edema Paru

Ada beberapa macam penyebab edema paru. Namun penyakit ini dapat terjadi pada orang yang menderita gangguan otot jantung (kardiomiopati), hipertensi, gangguan katup jantung, dan penyakit jantung koroner akibat ventrikel kiri tidak mampu memompa darah yang berasal dari paru-paru dalam kuantitas yang cukup sehingga tekanan di dalam atrium kiri, pembuluh darah, serta kapiler paru-paru menjadi meningkat. Peningkatan tekanan ini kemudian menyebabkan terdorongnya cairan melalui dinding kapiler ke dalam alveoli. Selain akibat masalah yang berkaitan dengan jantung, edema paru juga bisa disebabkan oleh beberapa kondisi atau faktor lainnya, seperti:

  • Asap rokok
  • Berada di ketinggian di atas 2.400 meter
  • Tenggelam
  • Paparan racun
  • Efek samping obat
  • Masalah pada sistem saraf
  • Sindrom gangguan pernapasan akut
  • Infeksi virus
  • Emboli paru
  • Cedera pada paru-paru

Diagnosis Edema Paru

Selain melakukan pemeriksaan fisik, upaya mencocokkan gejala yang ada atau mengkaji riwayat kesehatan terhadap pasien yang memiliki masalah pada jantung, perlu juga menjalani sejumlah metode pemeriksaan tertentu yang mungkin dilakukan oleh dokter, di antaranya:

  • Pemeriksaan di dada dengan menggunakan X-ray untuk melihat penyebab sesak napas dan memastikan bahwa pasien benar-benar mengalami edema paru.
  • Tes darah untuk mengukur kadar oksigen dan karbon dioksida di dalam darah, mengukur kadar hormon B-type Natriuretik Peptide, serta melihat fungsi tiroid dan ginjal.
  • Pulse oximetry untuk mengukur kadar oksigen di dalam darah dengan menempatkan sensor pada telinga dan jari.
  • Ekokardiogram untuk mengetahui adanya aktivitas yang tidak normal di dalam jantung.
  • Elektrokardiogram untuk melihat adanya tanda-tanda serangan jantung dan masalah pada ritme jantung.
  • Kateterisasi jantung untuk mengetahui penyebab edema paru yang disertai gejala nyeri dada atau bila penyebab edema paru tidak ditemukan melalui ekokardiogram.
  • Kateterisasi arteri paru untuk mengukur tekanan di dalam kapiler paru-paru.

Pengobatan Edema Paru

Jika Anda melihat seseorang mengalami serangan edema paru akut dengan gejala berupa sesak napas yang terasa tiba-tiba, napas terengah-engah disertai mengi, batuk yang disertai dengan dahak berbusa atau bercampur darah, kulit menjadi berwarna biru, serta lelah, pusing, dan mengeluarkan banyak keringat akibat tekanan darah yang turun, segera bawa ke rumah sakit atau hubungi ambulans. Edema paru akut yang tidak segera ditangani berpotensi mengakibatkan kematian pada penderitanya.

Lakukan hal yg sama dalam kasus edema paru kronis & edema paru dampak ketinggian apabila gejala-gejalanya memburuk dengan sangat cepat.

Sebagai penanganan pertama edema paru, dokter umumnya akan menaruh penderita oksigen. Selain itu, hadiah obat golongan morfin mungkin jua bisa dilakukan buat membantu meredakan tanda-tanda sesak napas & panik.

Untuk mengurangi tekanan pada paru-paru & jantung akibat penumpukan cairan, hadiah nitrogliserin dan diuretik (misalnya furosemid) sanggup dilakukan. Selain itu, nitroprusside mungkin jua akan diberikan guna mengurangi tekanan yg terjadi dalam ventrikel kiri jantung & memperlebar pembuluh darah.

Jika diuretik dirasa belum bisa mengatasi penumpukan cairan, maka metode penyedotan cairan dari paru-paru melalui tenggorokan menggunakan selang atau bahkan prosedur operasi buat membuang cairan bisa dilakukan.

Pada masalah edema paru yang terjadi pada atas ketinggian, selain anugerah oksigen dan tindakan pengungsian ke ketinggian yg lebih rendah, kita juga mampu menaruh nifedipine dalam penderita sebagai pengobatan pertama guna membantu mengurangi tekanan di dalam arteri paru-paru & meringankan kondisinya. Selain sebagai obat edema paru, nifedipine jua sanggup dikonsumsi buat mencegah kondisi ini sebelum mendaki. Konsultasikanlah terlebih dahulu menggunakan dokter ihwal takaran & aturan gunakan nifedipine bila akan digunakan sebagai obat pencegah edema paru meskipun umumnya obat ini diminum sehari sebelum pendakian.

Pencegahan Edema Paru

Agar terhindar dari edema paru, praktikkan gaya hidup sehat dalam keseharian Anda dengan berolahraga sebanyak 30 menit tiap hari dan mengonsumsi makanan sehat. Makanan sehat yang dimaksud dapat berupa sayur-sayuran, buah-buahan, makanan rendah lemak, rendah gula, dan rendah garam agar berat badan, tingkat kolesterol, dan tekanan darah Anda selalu berada di batas aman. Selain itu, jauhi asap rokok, batasi asupan minuman keras, dan hindari stres.

Salam Sehat, Sukses, & Sejahtera buat kita seluruh.

0 Response to " Informasi Mengenai Pengertian Edema Paru | Milagrosindo "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel