-->

Informasi Mengenai Macam-Macam Penyakit Mata | Milagrosindo

Sakit mata tidak semuanya menular, tapi ada juga yang menular sehingga kita perlu berhati-hati agar kita bisa terhindar dari penyakit mata. Dan beberapa penyakit mata ada disebabkan oleh infeksi, baik itu karena infeksi virus, bakteri ataupun jamur.

milagros untuk sakit mata

Penyakit mata yg acapkali menyerang kita antara lain:

Konjungtivitis

Penyakit mata ini tergolong menular. Penyakit mata ini terjadi karena adanya iritasi atau peradangan dampak infeksi pada bagian selaput yang melapisi mata. Gejalanya mata memerah, terasa nyeri, berair, gatal, keluar kotoran (belekan), & penglihatan (kabur). Penyakit mampu disebabkan sang beberapa faktor, seperti infeksi virus atau bakteri, alergi (debu, bubuk, bulu, angin, atau asap), penggunaan lensa kontak yang kurang bersih, & pemakaian lensa kontak jangka panjang. Bayi juga bisa menderita penyakit serupa. Hanya saja penyebabnya lebih lantaran infeksi yang ada saat melewati jalan lahir. Pada bayi penyakit ini dianggap konjungtivitis gonokokal. Seperti yg kita ketahui beserta bahwa jalan lahir tidaklah steril berdasarkan kuman tertentu yang mungkin mampu menyebabkan infeksi. Ketika bayi lahir melalui jalan lahir (vagina) , maka dengan gampang bayi tersebut terinfeksi sang kuman-kuman yang terdapat di wilayah tersebut. Jika tentang mata sanggup mengakibatkan infeksi pada mata menggunakan gejala mata merah dan belekan.

Keratokonjungtivitas vernalis

adalah iritasi atau peradangan dalam bagian kornea (selaput bening) dampak alergi sebagai akibatnya mengakibatkan rasa sakit. Gejala yg ditimbulkannya merupakan mata merah, berair, gatal, kelopak mata bengkak, & terjadi kotoran mata (belekan). Perlu diketahui penyakit ini merupakan peradangan yang berulang alias musiman & penderitanya cenderung kambuh terutama dalam trend panas. Terkadang penderita mengalami kerusakan dalam sebagian kecil kornea yang mengakibatkan nyeri yg akut.

Endoftalmitis

merupakan infeksi yang terjadi di lapisan mata bagian pada sehingga bola mata bernanah. Gejalanya berupa mata merah, nyeri, bahkan hingga mengalami gangguan penglihatan. Biasanya terjadi karena mata tertusuk sesuatu misalnya lidi atau benda tajam lainnya. Infeksi ini relatif berat sehingga harus segera ditangani karena mampu menimbulkan kebutaan.

Selulitis orbitalis

yaitu peradangan dalam jaringan di sekitar bola mata. Gejalanya berupa mata merah, nyeri, kelopak mata bengkak, bola mata menonjol & bengkak, serta penderita mengalami demam. Pada anak-anak tak jarang terjadi akibat cedera mata, infeksi sinus atau infeksi yang dari menurut gigi. Diagnosa niscaya dapat ditegakkan melalui rontgen gigi dan ekspresi atau CT Scan sinus. Selulitis Orbitalis yg tidak segera ditangani bisa menjadikan fatal, misalnya kebutaan, infeksi otak atau pembekuan darah pada otak.

Trakoma

merupakan infeksi pada mata yg disebabkan bakteri Chlamydia trachomatis. Bakteri ini berkembang biak di lingkungan yang kotor atau bersanitasi tidak baik. Lantaran itulah, trakoma acapkali menyerang anak-anak, terutama di berbagai negara berkembang. Pemaparan bakteri berlangsung ketika anak menggunakan alat atau benda yang sudah tercemari Chlamydia misalnya sapu tangan atau handuk. Gejala trakoma adalah mata merah, mengeluarkan kotoran (belekan), pembengkakan kelopak mata dan kelenjar getah bening, dan kornea kelihatan keruh. Penyakit ini sangat menular.

Blefaritis

Di bagian bola mata terdapat lapisan air mata yg berfungi melindungi bola mata menurut iritasi. Lapisan yg sangat halus ini terdiri atas tiga kelenjar, yaitu kelenjar minyak, air dan lendir. Nah, blefaritis adalah suatu peradangan pada kelopak mata lantaran terjadinya produksi minyak yang berlebihan yang berasal dari kelenjar minyak tadi. Tidak diketahui persis mengapa produksi minyak mampu sebagai berlebihan. Sayangnya kelebihan minyak ini ada di dekat kelopak mata yang jua seringkali didatangi bakteri. Gejala blefaritis berupa mata merah, nyeri, panas, gatal, berair, terdapat luka di bagian kelopak mata dan membengkak. Pada beberapa perkara sampai terjadi kerontokan bulu mata. Ada dua jenis blefaritis yaitu blefaritis anterior dan blefaritis posterior. Yang pertama merupakan peradangan di kelopak mata bagian luar depan yaitu di loka melekatnya bulu mata. Penyebabnya adalah bakteri stafilokokus. Yang ke 2 adalah peradangan pada kelopak mata bagian dalam, yaitu bagian kelopak mata yg bersentuhan menggunakan mata. Penyebabnya adalah kelainan pada kelenjar minyak.

Dakriosistitis

Penyebab dakriosistitis adalah penyumbatan yg terjadi dalam duktus nasolakrimalis yaitu saluran yg mengalirkan air mata ke hidung. Faktor alergilah yang mengakibatkan terjadinya sumbatan pada saluran tadi. Akibatnya adalah infeksi pada lebih kurang kantung air mata yg menyebabkan nyeri, rona merah & bengkak, bahkan bisa sampai mengeluarkan nanah & penderita mengalami demam. Infeksi yg ringan umumnya akan cepat sembuh walau permanen ada pembengkakan. Sementara yang tergolong parah dapat mengakibatkan kemerahan & penebalan di atas kantung air mata. Apabila terus berlanjut akan terbentuk kantung nanah.

Ulkus kornea

adalah infeksi pada kornea bagian luar. Biasanya terjadi karena fungi, virus, protozoa atau karena beberapa jenis bakteri, seperti stafilokokus, pseudomonas atau pneumokokus. Penyebab awal bisa karena mata kelilipan atau tertusuk benda asing. Ulkus Kornea terkadang terjadi di seluruh bagian atas kornea sampai ke bagian dalam & belakang kornea. Ulkus Kornea yg memburuk dapat mengakibatkan komplikasi infeksi pada bagian kornea yg lebih dalam, perforasi kornea (terjadi lubang), kelainan letak iris (selaput pelangi) & kerusakan mata. Gejalanya mata merah, nyeri, gatal, berair, ada kotoran mata, peka terhadap cahaya (photo phobia), pada bagian kornea tampak bintik nanah warna kuning keputihan, & gangguan penglihatan

(Dikutip dari banyak sekali sumber)

Kesimpulannya, berbagai penyakit mata disebabkan karena infeksi bakteri, virus, jamur, protozoa dan luka pada kornea mata.

Milagros sudah terbukti dengan kandungan super stabil alkali 9.8 pH, high antioksidant -350mV dan scalar energy, mampu membunuh bakteri, virus, jamur, protozoa secara efektif dan mampu membantu proses menyembuhkan mata dengan cepat.

Oleh karena itu, Milagros adalah solusi pencegahan sakit mata dan penyembuhan penyakit mata dengan cara diminum untuk pengobatan dari dalam dan di semprot langsung ke mata atau di tetes atau di pakai untuk mencuci mata anda.

MENGENAL GLAUKOMA, SINERGIKAN PENGOBATANNYA DENGAN AIR ALKALI MILAGROS

Pengertian Glaukoma

Glaukoma adalah suatu kondisi yg membuat penderitanya mengalami gangguan penglihatan. Menurut Badan Kesehatan Dunia PBB atau WHO, glaukoma merupakan penyebab kebutaan kedua terbesar di semua global selesainya katarak.

Penyebab glaukoma adalah meningkatnya tekanan di pada mata (tekanan intraokular), baik dampak produksi cairan mata yg hiperbola, maupun dampak terhalangnya saluran pembuangan cairan tersebut. Tekanan ini dapat menghambat serabut saraf retina atau jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata & saraf optik yang menghubungkan mata ke otak jua. Hingga sekarang, belum jelas kenapa produksi cairan mata sanggup berlebihan atau kenapa saluran pembuangannya sanggup tersumbat.

Gejala-gejala glaukoma bisa berupa:

1. Nyeri dalam mata

dua. Sakit ketua

tiga. Melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya lampu

4. Mata memerah

5. Mual atau muntah

6. Pandangan samar

7. Penglihatan yang makin menyempit hingga pada akhirnya tidak bisa melihat obyek sama sekali

Jenis glaukoma

Dua jenis glaukoma yang disebabkan sang tekanan dalam mata merupakan glaukoma sudut terbuka & sudut tertutup.

1. Glaukoma sudut terbuka adalah jenis glaukoma yang paling umum. Jenis ini jua disebut menjadi glaukoma kronis karena muncul dan berkembang secara perlahan-lahan.

Dua. Glaukoma sudut tertutup jauh lebih jarang terjadi dan dikenal sebagai glaukoma akut karena terjadi secara tiba-tiba. Glaukoma sudut tertutup adalah syarat darurat lantaran bisa menyebabkan kebutaan tetap dengan cepat.

Faktor-faktor yg dapat memicu glaukoma adalah :

1. Peradangan & infeksi parah dalam mata,

dua. Penyakit yg mendasari misalnya diabetes,

tiga. Dan efek samping berdasarkan penggunaan obat-obatan steroid.

4. Selain itu, risiko glaukoma juga meningkat seiring menggunakan usia seorang, terutama jika berada di atas 40 tahun.

Mendiagnosis adanya glaukoma

Lantaran glaukoma mengakibatkan saraf optik terganggu, maka penaksiran akan fokus dalam hal tersebut. Dokter mata akan mengusut daya penglihatan pasien dan struktur bagian dalam mata. Sebuah prosedur buat memeriksa tekanan mata juga akan dilakukan. Prosedur ini disebut tonometri. Dokter juga akan melakukan tes bidang visual buat menyelidiki apakah penglihatan tepi pasien sudah berkurang.

Pengobatan glaukoma

Sangat penting buat segera memeriksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami penurunan daya lihat yang mungkin saja ditimbulkan sang glaukoma. Kerusakan mata yang disebabkan oleh glaukoma tidak bisa diobati, namun tujuan pengobatan syarat ini merupakan untuk mengurangi tekanan intraokular dalam mata & mencegah meluasnya kerusakan dalam mata. Secara generik, glaukoma sanggup ditangani dengan obat tetes, obat-obatan yang diminum, terapi laser, serta mekanisme operasi.

Gejala Glaukoma

Umumnya glaukoma terbagi menjadi dua jenis yaitu glaukoma sudut tertutup atau glaukoma akut dan glaukoma sudut terbuka atau glaukoma kronis.

1. Pada glaukoma sudut tertutup, gejala berkembang menggunakan sangat cepat sebagai akibatnya memerlukan penanganan medis buat mengurangi tekanan dalam mata secepatnya. Gejala glaukoma sudut tertutup di antaranya adalah sakit mata dan sakit ketua yg parah, penglihatan sebagai samar, mata kemerahan, mual & muntah, seperti melihat bayangan bulat dalam lampu, & penglihatan yang datang-datang terganggu pada syarat cahaya redup.

2. Pada glaukoma sudut terbuka, tanda-tanda berbanding pulang menggunakan glaukoma sudut tertutup. Penderitanya hampir nir mencicipi kerusakan pada mata mereka lantaran gejala berkembang secara perlahan-huma. Ciri-karakteristik utama glaukoma sudut terbuka adalah menurunnya penglihatan tepi dalam kedua mata secara perlahan-huma, sebelum akhirnya menjadi sangat sempit atau tunnel vision.

Apabila glaukoma terjadi sejak bayi atau anak-anak, glaukoma dianggap sebagai glaukoma kongenital atau bawaan. Gejalanya akan muncul semenjak bayi atau anak-anak. Tetapi kadang-kadang gejala tersebut tidak gampang buat dikenali. Gejala glaukoma bawaan mampu berupa mata yang tampak berair & berembun, mata yang sangat sensitif terhadap cahaya, mata tampak mengembang akibat tekanan pada mata yang tinggi. Mata juling jua mampu mengindikasikan adanya glaukoma pada anak.

Diagnosis Glaukoma

Dalam mendiagnosis glaukoma, selain menanyakan tanda-tanda yg pasien rasakan, dokter mata juga akan membutuhkan fakta tentang riwayat kesehatan mereka. Dan buat menguatkan diagnosis, dokter akan melakukan sejumlah tes, pada antaranya:

1. Tes tonometry, yaitu pemeriksaan untuk mengukur tekanan di dalam mata. Sebelum prosedur ini dilakukan, biasanya mata pasien akan diteteskan obat bius lokal.

2. Tes perimetry atau tes bidang visual. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah penglihatan tepi pasien telah terganggu akibat glaukoma.

3. Tes gonioscopy. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memeriksa sudut di antara iris dan kornea yang merupakan saluran pembuangan cairan mata. Dokter akan mengetahui apakah sudut di antara iris dan kornea tersebut terbuka atau tertutup.

4. Tes ophthalmoscopy, yaitu pemeriksaan untuk mengetahui adanya kerusakan pada saraf optik akibat glaukoma. Dalam pemeriksaan ini, mata pasien akan diberikan obat khusus yang diteteskan sehingga pupil mereka membesar. Setelah itu dokter akan meneliti mata pasien dengan sebuah alat yang fungsinya sama seperti mikroskop.

5. Tes pachymetry, yaitu pemeriksaan untuk mengukur ketebalan kornea. Jika hasil tes menunjukkan bahwa kornea mengalami penebalan, artinya tekanan intraokular juga tinggi dan pasien berpeluang menderita glaukoma.

Pengobatan Glaukoma

Glaukoma harus didiagnosis dan diobati sedini mungkin. Apabila kondisi ini diabaikan, maka penyakit ini akan terus berkembang & penderitanya bisa mengalami kebutaan.

Kerusakan mata yg ditimbulkan oleh glaukoma nir dapat diobati sampai sepenuhnya sembuh misalnya keadaan normal. Tetapi tujuan pengobatan kondisi ini merupakan buat mengurangi tekanan intraokular dalam mata & mencegah meluasnya kerusakan dalam mata.

Glaukoma sanggup ditangani dengan obat tetes mata, obat-obatan yang diminum, pengobatan laser, atau mekanisme operasi.

A. Obat tetes mata KIMIA

Umumnya obat tetes mata acapkali sebagai bentuk penanganan pertama buat glaukoma sudut terbuka yang disarankan oleh dokter. Obat tetes ini berguna melancarkan pembuangan cairan mata & mengurangi produksinya.

Beberapa jenis obat tetes mata buat glaukoma merupakan:

1. Obat-obatan penghambat alfa, misalnya apraclonidine dan brimonidine.

Dua. Obat-obatan penghambat beta, seperti timolol & levobunolol.

Tiga. Obat-obatan prostaglandin analoge, misalnya travoprost dan bimatoprost.

4. Obat-obatan penghambat carbonic anydrase, seperti dorzolamide dan brinzolamide.

B. MINUM DAN TETESKAN AIR ALKALI ALAMI MILAGROS DENGAN PH 9,8

☆ Untuk efek yang lebih maksimal, obat-obatan tetes mata di atas bisa dikombinasikan dengan rutin minum MILAGROS minimal 2 botol sehari. disamping itu rutin meneteskan dengan air Milagros ke mata kira-kira 1 tetes setiap 10 menit atau bisa juga dirambang, untuk menurunkan tingkat tekanan di dalam mata.

Lantaran MILAGROS adalah air bersifat ALKALI ALAM yg sangat bangus buat :

1. Membantu mempercepat penyembuhan dan pemulihan glaukoma pada mata

dua. Menghindari resiko dampak samping yang ditimbulkan sang obat-obat kimia lantaran Insha Allah Milagros mampu menetralkan kandungan zat kimia yang terdapat pada obat-obat kimia

tiga. Mengurangi atau meringankan tekanan pada mata akibat berdasarkan produsi cairan mata yg hiperbola

4. Menghilangkan sakit kepala

5. Mengatasi mata buram & memperjelas pengihatan dan pandangan

6. Menstimulasi pertumbuhan sel-sel mata dan memperbarui sel-sel yang rusak

7. Insha Allah terapi dengan Milagros tanpa pengaruh samping dan resiko lantaran alami dan pH yang tinggi

Beberapa potensi efek samping penggunaan obat kimia tetes mata glaukoma merupakan:

1. Iritasi dalam mata

2. Mata merah

3. Mata terasa kering dan/atau gatal

4. Sensasi menyengat pada mata

? Sangat penting bagi Anda buat tidak memakai obat tetes mata tanpa bertanya lebih dahulu pada dokter lantaran dikhawatirkan beberapa jenis obat tetes mempunyai dampak samping yg dapat memengaruhi kinerja paru-paru atau pun jantung. (by herymoge. Ref @alodokter)

? JADI ... SANGAT KAMI ANJURKAN UNTUK MENJALANI TERAPI DENGAN MILAGROS, ATAU ANDA BOLEH MENSINERGIKANNYA DENGAN PENGOBATAN BERBAHAN KIMIA, UNTUK MENGHINDARI RESIKO DAN EFEK SAMPING YANG DAPAT TIMBUL PADA PARU- PARU DAN JANTUNG

? Lantaran dokter-dokter medispun mengakui bahwa,

"Obat-obatan glaukoma yang diminum buat melengkapi kinerja obat tetes atau apabila obat tetes terbukti kurang efektif, dokter akan meresepkan obat glaukoma pada bentuk pil. Obat yg diminum adalah penghambat carbonic anhydrase seperti dorzolamide dan brinzolamidedanquot;.

Beberapa pengaruh samping pil KIMIA buat glaukoma merupakan :

1. Sering buang air mini

dua. Masalah dalam daya jangan lupa

tiga Sakit perut

4. Kesemutan pada tangan & kaki

lima. Depresi

6. Batu ginjal

7. Pengobatan laser. Pengobatan laser dapat diterapkan buat mengobati glaukoma sudut terbuka & tertutup. Pada glaukoma sudut terbuka, pengobatan laser dapat memperlancar genre pembuangan cairan mata, sedangkan dalam glaukoma sudut tertutup, mekanisme ini bisa menghilangkan penyumbatan cairan. Setelah prosedur laser, obat tetes mata umumnya masih perlu digunakan.

C. Prosedur operasi

Sama misalnya pengobatan laser, mekanisme operasi dalam glaukoma dilakukan bila obat-obatan tidak bisa lagi mengurangi tekanan di pada mata.

Berikut ini merupakan jenis-jenis operasi glaukoma bila diurutkan berdasarkan penerapan secara umum :

1. Trabeculectomy, yaitu jenis operasi glaukoma yang paling umum. Operasi ini bertujuan memperlancar sirkulasi cairan mata dengan cara membuang sebagian dari trabecular meshwork, yaitu jaringan tempat cairan mata keluar.

2. Aqueous shunt implant, yaitu prosedur operasi yang bertujuan meningkatkan kinerja pembuangan cairan mata dengan cara memasang sebuah alat kecil menyerupai selang pada mata.

Diagnosis Glaukoma

RABUN DEKAT

Rabun dekat adalah gangguan pada mata yang menyebabkan penderita tidak bisa melihat objek dekat dengan jelas atau terlihat buram, namun biasanya benda yang jauh justru terlihat jelas. Rabun dekat, disebut juga dengan hyperopia, sering dikaitkan sebagai masalah pembiasan. Mata akan menjadi mudah lelah jika mengalami rabun dekat.

Rabun dekat biasanya terjadi dalam orang yang berusia di atas 40 tahun dampak berkurangnya kemampuan mata seiring bertambahnya usia. Tetapi sebagian kecil anak-anak jua bisa terlahir menggunakan syarat ini.

?Berikut adalah beberapa tanda-tanda rabun dekat

- Sakit kepala

- Harus mengerlingkan mata buat melihat menggunakan jelas

- Mata berair atau berwarna kemerahan

- Kesulitan buat membaca

- Mata terasa lelah usai fokus melihat objek dekat, misalnya menggunakan personal komputer atau membaca

- Objek jauh terlihat jelas, tapi objek dekat tampak nir penekanan dan buram

?Pencegahan Rabun Dekat

Rabun dekat nir dapat dicegah, namun terdapat beberapa hal yg bisa Anda lakukan untuk membantu melindungi mata & penglihatan Anda. (Editor @herymoge. Ref @alodokter)

1. Mengonsumsi kuliner yg bernutrisi lengkap

2. Rutin minum Milagros minimal 1 botol perhari dan rutin teteskan atau semprotkan Milagros spray pada mata minimal tiga?Sehari. Untuk kasus yg telah parah, boleh teteskan atau semprotkan air Milagros 1x15 menit.

2. Menggunakan penjelasan atau pencahayaan yang baik

tiga. Jangan merokok

4. Memeriksakan syarat mata secara rutin

lima. Melindungi mata dari sinar mentari langsung

6. Mengendalikan gangguan kesehatan kronis misalnya diabetes

7. Mengenali tanda-tanda gangguan pada mata

Testimoni Milagros buat Mata

0 Response to " Informasi Mengenai Macam-Macam Penyakit Mata | Milagrosindo "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel